CEO XL Axiata Dian Siswarini mengungkap ARPU perusahaan sejak awal tahun 2015. Dian mengatakan, XL mencapai ARPU dari Januari lalu adalah Rp 27 ribu sampai Rp 28 ribu. Kemudian di kuartal kedua, ARPU mengalami peningkatan menjadi Rp 31 ribu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan catatan laporan perusahaan, total pelanggan XL pada kuartal kedua lalu adalah sekitar 46 juta orang. Dian menyebutkan bahwa ada penurunan jumlah pelanggan di kuartal ketiga namun ia belum bisa menyebut angka pastinya.
Dian menekankan kendati jumlah pelanggan menurun, namun pemakaian layanannya semakin meningkat. Dengan kata lain, kualitas pelanggan XL semakin tumbuh karena sudah mulai memaksimalkan usage.
Dian kemudian berbicara secara industri, bahwa layanan SMS dan voice memang sudah 'dibantai' oleh paket data, tetapi kebanyakan orang masih menggunakan panggilan keluar sehingga penurunannya tak sedrastis SMS.
"Seiring harga per menit yang lebih tinggi, pemakaian voice sebetulnya masih banyak jadi ya posisinya masih di atas layanan SMS," Dian menjelaskan.
Sesuai apa yang diucapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bahwa pasar seluler di Indonesia mulai jenuh dan semua pihak diharapkan mendukung untuk mencapai tingkat kematangan. Kini bukan saatnya lagi bagi perusahaan telekomunikasi untuk mengejar jumlah pelanggan, tetapi mulai harus mengincar pendapatan.
XL pun percaya bahwa perusahaan sudah mulai mampu mengembangkan pendapatan dan banyak proyek lain sebagai keuntungan tersendiri dan tak semata-mata hanya fokus menggaet kuantitas pelanggan dari penjualan kartu SIM.
(tyo)