Cahaya bintang WTF 001 dideteksi mengalami redup oleh sesuatu sebanyak 20 persen. Tim peneliti belum bisa memastikan apa yang menghalangi cahaya bintang raksasa itu, tapi sejumlah dugaan telah muncul seperti peradaban alien hingga pasukan komet.
Dugaan kehidupan alien cerdas pun tak dipandang sebelah mata. Mereka yang meyakini bahwa ada peradaban asing yang hidup di sistem bintang WTF 001 ini perlu diteliti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ilmuwan Coba Berkomunikasi dengan Alien |
"Alien selalu menjadi dugaan akhir yang dipertimbangkan. Temuan ini menjadi sesuatu yang Anda harapkan dari apa yang telah dibentuk oleh para alien," tutur salah satu anggota tim peneliti, Jason Wright.
Yang jelas Boyajian menekankan hal-hal yang tak mungkin memengaruhi sinar bintang, di antaranya keberadaan bintang kerdil dan gumpalan debu dari ledakan asteroid atau planet.
Wright turut menambahkan, selain dugaan peradaban alien, ia mengatakan bahwa pola cahaya bintang WTF 001 sifatnya konsisten dengan "kumpulan megastruktur" yang mengorbit sang bintang. Kemungkinan megastruktur tersebut terbentuk oleh penghimpun tenaga surya yang besar.
'Teori' itu berasal dari fisikawan Freeman Dyson yang meyakini bahwa peradaban canggih nan mapan bakal menggunakan "megastruktur" itu untuk mengumpulkan energi Matahari dalam jumlah masif.
Lihat juga:Astronom Klaim Temukan 'Planet Alien' |
Pada intinya, penelitian mereka ini bakal menggunakan teleskop radio di Greenbank, West Virginia untuk melacak sinyal jelas dari energi elektromagnetik di rentang frekuensi kecil yang mampu mengindikasi teknologi radio.
Kabarnya jika mereka berhasil menangkap hal-hal janggal, mereka akan menggunakan teleskop radio Very Large Array di New Mexico demi mendapatkan gambar secara jelas.
"Sebagai peneliti, kami perlu mengatakan bahwa mungkin semuanya disebabkan oleh teknologi yang belum mutakhir. Namun tentu perlu dicoba untuk diteliti, itulah yang akan kami lakukan," ucap Siemion.
(eno)