"Kami tidak mencontek. Kami membuat ponsel unibodi berbahan metal tahun 2013 lalu. Justru Apple yang meniru kami, khususnya desain antena di bagian belakang," tutur Jack Tong selaku presiden HTC Asia Utara saat jumpa pers di peluncuran produk, mengitup situs Macworld.
Tong juga membela diri dengan menyebutkan, ponsel HTC yang unibodi berbahan metal itu bukan bualan semata. HTC One M7 memiliki bodi aluminium dan garis antena di bagian belakang. Sebagai tambahan, M7 bahkan memiliki aplikasi Beats Audio yang notabene merupakan perusahaan audio hasil akuisisi Apple.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti iPhone 6, A9 memiliki bodi berbahan metal, garis antena di bagian belakang, dan lensa kamera yang menonjol, hanya saja letaknya berbeda -- iPhone berada di samping kiri, A9 di tengah.
Manajer senior komunikasi online global HTC, Jeff Gordon juga sempat 'kebakaran jenggot' saat membalas kicauan pewarta teknologi dari media BGR, Zach Epstein.
Epstein di akun Twitternya mengunggah foto produk HTC One A9 sambil berkata, "baiklah, sudah jelas bahwa HTC hanya bergurau."
Lalu Gordon membalasnya, "ponsel M7 (2013), digabungkan Desire 816 (2013), apa yang Anda dapatkan? iPhone 6 (2014). Tapi sungguh, kami tersanjung."
Cuitan petinggi HTC |
Selain bagian belakang bodi, kemiripan dua produk ini juga semakin kentara di bagian bawah A9 yang juga mirip dengan iPhone terbaru dalam soal penataan speaker dan pengisi daya baterainya. Sementara layarnya dipasangkan dengan ukuran 5 inci Amoled resolusi Full HD.
Dikutip dari Gizmodo, memilih Amoled adalah sesuatu yang baru pertama kali dilakukan oleh HTC. Sebab, sebelumnya produsen ini lebih memilih layar LCD. Sehingga, boleh dibilang HTC A9 datang dengan layar yang semakin tajam dan jernih. Tentu juga layarnya kuat dengan lapisan Gorilla Glass 4.
HTC One A9 juga mempunyai fitur pemindai sidik jari, dan sama-sama terletak di bagian bawah bersama tombol home. Namun, tombol ini bukan berbentuk bulat melainkan kotak ala Samsung Galaxy S6. (tyo)
Cuitan petinggi HTC