Piramida Giza adalah satu di antara tiga jejeran piramida kuno Mesir yang masih berdiri kokoh dan termasuk ke dalam tujuh keajaiban dunia.
Usianya yang tua, yakni sekitar 4.000 tahun, adalah salah satu alasan kuat mengapa para ilmuwan ingin menelitinya lebih lanjut. Mereka hingga sekarang masih penasaran bagaimana piramida kuno itu bisa dibangun dan rahasia-rahasia yang kemungkinan masih tersembunyi di dalam ruangnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari situs Popular Science, tim ilmuwan dari Mesir, Perancis, dan Jepang membentuk inisiatif proyek "ScanPyramids" untuk menguliknya dan disenjatai oleh teknik thermal imaging, muon detector, radiografi, dan pesawat nirawak jenis drone yang sudah disematkan pemindai laser.
Sedikit catatan, thermal imaging adalah teknik menggunakan panas yang dilepaskan oleh suatu objek untuk menemukan atau menghasilkan gambar. Tujuannya untuk meninjau piramida yang rumit.
Lihat juga:Gelombang Kabut Asap yang Terekam Drone |
Secara keseluruhan, tim ilmuwan ingin mencari tahu bagaimana piramida kuno Mesir bisa berdiri sejak masa lampau tanpa bantuan teknologi modern. Rencananya mereka menciptakan model piramida 3D untuk meneliti struktur internalnya.
Mereka berharap bisa mendapatkan data yang menarik, seperti pintu rahasia yang mengantarkan ke kamar di mana permaisuri Nefertiti disemayamkan.
Proyek ini bakal dimulai sekitar bulan November 2016 mendatang.
(eno)