Smart Reply sendiri adalah fitur pintar yang menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna menjawab pesan di Inbox.
Fitur Smart Reply ini mulai bisa digunakan mulai awal November 2015 oleh pengguna Inbox di sistem operasi iOS dan Android, seperti ditulis dalam situs Mashable.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur ini bekerja hampir mirip seperti aplikasi prediktif pada keyboard, namun bisa lebih memprediksi frase-frase kata yang mungkin digunakan untuk membalas pesan. Fitur ini akan menampilkan sampai 3 kalimat pendek berdasarkan pesan dan bagaimana pengguna merespon pada pesan-pesan sebelumnya.
Miklós mengatakan ketika pertama kali diuji coba, balasan yang paling umum disarankan uniknya adalah "Saya cinta kamu." Tapi, Google akan terus memastikan setiap kalimat yang pastinya berhubungan dengan surat-menyurat untuk kepentingan pekerjaan.
Lihat juga:Manusia Tak Boleh Ditindas Kecerdasan Buatan |
Sebelumnya, pada tahun 2014 para peneliti Google bernama Oriol Vinyals, Ilya Sutskever, dan Quoc Le sempat mengajukan penelitian untuk memahami bahasa dengan memadukan aplikasi dan mesin translasi yang diberi nama sequence-to-sequence learning atau pembelajaran secara berurutan.
Saat ini, belum bisa dipastikan apakah fitur Google ini akan memiliki dampak besar dan mempengaruhi cara seseorang membalas email melalui Inbox. Namun setidaknya, Google telah kembali menghadirkan inovasi baru yang menarik dengan menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu orang-orang mengerjakan pekerjaan sehari-hari.
(eno)