Para ahli astronomi menggunakan susunan perangkat MEarth-South yang terdiri dari 8 teleskop robot. Teleskop-teleskop yang berlokasi di Cerro-Tololo Inter-American Observatory di Chile untuk mendeteksi orbit dan atmosfer dari kembaran Venus ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GJ 1132b mengitari sebuah bintang yang disebut sebagai 'kurcaci merah', sebuah bintang yang lebih kecil dan lebih dingin daripada matahari. Dengan diameter 14.800 km
GJ 1132b terletak sejauh 39 tahun cahaya atau 370 triliun km dari bumi. Planet ini juga terletak di luar sistem tata surya kita dan termasuk ke dalam eksoplanet.
Sampai saat ini, ahli astronomi masih terus meneliti kandungan atmosfer dari planet yang memiliki diameter sebesar 14.800 km ini. Sekalipun planet ini terlalu 'hangat' untuk menjadi tempat hunian, para peneliti akan terus menyelidiki atmoster GJ 1132b.
“Bila planet ini masih memiliki lapisan atmosfer, nantinya kita bisa mempelajari lebih mendalam terkait molekul-molekul penyusun atmosfernya. Dan mungkin saja kita menemukan molekul-molekul penyusun atmosfer yang ternyata dapat mendukung kehidupan”, jelas Zachory Berta-Thompson dari Kavli Institute for Astrophysics and Space Research MIT. (tyo)