Dikatakan oleh Wakil Direktur Utama Tri Hutchison Indonesia Muhammad Buldansyah operator indonesia seperti membangun tol sebesar mungkin di saat yang sama akan membuat jalur lain semakin ramai, kemudian terhambat.
"Seperti tol saja, dahulu tol JORR sepi. Setelah ada tol langsung nyambung ke bandara, malah semakin ramai," katanya dalam diskusi dengan tema "Mendorong Ekosistem 4G dan Penguatan Konten Lokal", di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati belum ada jaminan akan membuat jaringan internet bakal mulus, dia yakin penetrasi 4G akan berbeda saat 2G ke 3G sekitar 10 tahun lalu. "Pasti akan berbeda. Berbeda dengan dahulu, mulai 2005 sampai sekarang penetrasinya masih 30 sampai 40 persen," katanya.
Soal penggunaan Internet, hal ini disoroti oleh Presiden Direktur Smartfren Telecom Merza Fachys. Dia merasa miris karena pengguna internet di Indonesia masih menggunakannya untuk media sosial.
Dia menambahkan,"4G sesuatu yang luar biasa. Kapasitas yang lebih besar, seharusnya memunculkan para pemain kreatif. Pola permainan cantik antara enabler dengan yang dienabler. Mari kita mainkan itu."
Lihat juga:Merasakan 4G LTE Telkomsel di Singapura |
Sementara itu menurut CEO dan Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengatakan aplikasi yang cocok dimanfaatkan dari kelebihan 4G ini adalah aplikasi yang bisa direspons secara langsung.
"4G ini kapasitas tinggi, cocok untuk file transfer besar secara bersamaan. Aplikasi seperti e-sales ini pun sangat cocok dengan jaringan seperti tersebut," katanya.
Dia jug mengatakan aplikasi lokal bisa bergabung dengan operator, untuk bisa bagaimana memarketnya. "Karena menaruh di App Store saja tidak cukup untuk bisa mengajak pengguna langsung mengunduh," tandasnya.