Para ilmuwan bersama dengan International Astronomical Center, United Arab Emirates Space Agency, dan NASA berhasil melakukan penelitian terkait lintasan objek dan mengambil gambar ketika objek ini jatuh. Ketika memasuki atmosfer Bumi, WT1190F ini terlihat seperti runtuhan langit menyerupai bola-bola api yang jatuh ke Bumi.
WT1190F berhasil mendarat di Bumi dan jatuh di atas Samudera Hindia, tepatnya di sebelah selatan Sri Lanka. Objek ini mendarat pada Jumat (13/11) dalam durasi beberapa detik, tepatnya pada pukul 06:18:34 hingga 06:18:41 waktu setempat. Jadwal kedatangan WT1190F ini tepat seperti yang diperkirakan tim ilmuwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Objek yang berukuran sekitar satu meter ini pertama kali berhasil diidentifikasi oleh Catalina Sky Survey dan terus dipantau oleh Near Earth Object Coordination Centre (NEOCC) dari European Space Agency, sebelum akhirnya memasuki atmosfer Bumi.
Untuk ke depannya, ilmuwan berharap hasil penelitian ini bisa menjadi tolak ukur ke depan untuk melakukan prediksi lain serta melakukan tindakan preventif bila nantinya ada objek-objek antariksa lainnya yang mendekati Bumi.
(eno)