Jalur rahasia ini ditemukan di belakang dinding sebelah selatan dari Cuauhxicalco, sebuah struktur sirkular di Templo Mayor yang terdapat di kota Tenochtitlan, yang kini dikenal sebagai Mexico City.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berspekulasi bahwa di belakang dinding ini terdapat dua ruang rahasia kecil, di mana di dalamnya terdapat Tenochca (istilah untuk pemimpin Tenochtitlan), mungkin Moctezuma I dan penerusnya, Axayactl dan Tizoc, bila mempertimbangkan fase konstruksi bangunan piramida," ungkap Lopez Lujan, Direktur Temple Project Mayor pada pertemuan dengan National Institute of Anthropology and History (INAH).
Selain itu, tahun lalu arkeolog juga sempat menemukan wadah berisikan benda-benda yang terbuat dari emas, seperti pisau, tengkorak dua anak kecil berumur 5 dan 7 tahun, serta tulang burung elang yang ditemukan di pintu terowongan.
"Dengan mengeluarkan batu-batuan yang ada, kami dapat mempelajari bahwa jalur ini membawa ke 'jantung' Cuauhxicalco. Pada bagian latar belakang bangunan terdapat dua tembok yang terlihat menutupi sebuah ruangan rahasia," tambah Lujan.
Meskipun belum ada kepastian lebih lanjut, tim arkeolog akan melanjutkan penggalian pada tahun 2016 untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut terkait jalur rahasia ini.
Templo Mayor atau yang dikenal dengan istilah 'Piramid Raksasa' dari Meksiko ini diketahui terdiri dari 30 bangunan ibadah, kuil kecil, lukisan, mural, patung, objek persembahan, artefak, serta benda-benda bersejarah lainnya yang menjadi saksi bisu sejarah peradaban masyarakat kuno Aztec di Meksiko.
(tyo)