New Horizons pertama kali mengambil foto objek kecil itu pada awal bulan November kemarin. Diberi nama 1994 JR1, kira-kira ukuran lebar objek mungil itu adalah 144 kilometer.
Situs berita Time mewartakan, pesawat robotika New Horizons menangkap penampakan 1994 JR1 pada jarak 273 juta kilometer dari tempat ia berpijak saat itu, yakni masih di sekitar Pluto. Terdengar jauh, namun jarak tersebut dianggap 15 kali lebih dekat dibanding objek Sabuk Kuiper Belt yang pernah difoto sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari data terakhir yang dikirim oleh New Horizons, ada dua gunung berapi di permukaan Pluto, di mana pada bagian puncak gunung tersebut memiliki lekuk yang persis seperti gunung berapi di Bumi dan Mars. Bedanya, dua gunung misterius ini tidak memuntahkan batuan cair, melainkan air es dan kandungan nitrogen, amonia, serta metana.
New Horizons berhasil melintas 12,5 ribu kilometer di atas permukaan Pluto dengan kecepatan 45 ribu kilometer per jam pada pertengahan Juli lalu. Jarak tersebut menjadi yang terdekat sejak New Horizons menjelajah ruang angkasa selama 9,5 tahun.
Keberhasilan New Horizons sambangi Pluto dari dekat itu menjadi sejarah baru bagi AS dan diklaim sebagai satu-satunya negara yang pernah "mengunjungi" tiap planet di dalam sistem tata surya. (adt)