Menurut para ilmuwan, lapisan es yang mencair dan naiknya permukaan air laut berhasil menggerakan sumbu rotasi kurang dari 1 sentimeter per tahun selama abad 20.
Mengutip situs CNN, rotasi Bumi melambat sekitar 1 milidetik per hari. Hal ini dapat menyebabkan hari di Bumi menjadi semakin lambat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bumi Mulai Lambat Berputar |
Mitrovica melanjutkan, "proses melambatnya ini bak pemain papan skate yang menggerakan tangannya perlahan turun ke bawah untuk melambatkan lajunya."
Meski Dumberry khawatir bahwa efek dari naiknya permukaan air laut ini bisa membahayakan para penduduk di pesisir pantai, menurut Mitrovica secara umum fenomena ini hanya efek kecil yang masih mengindikasikan pengaruh dari pemanasan global.
Mitrovica mencatat, melambatnya rotasi Bumi sejatinya tidak menimbulkan bahaya bagi kehidupan di planet ini.
Sebelumnya NASA juga mencatat hal lain yang memengaruhi rotasi Bumi, yaitu gempa bumi di Jepang pada 2011. Gempa bumi dahsyat itu justru 'memintas' waktu sebanyak 1,8 juta mikrodetik. (tyo)