Otoritas Finlandia menahan Maxim Senakh pada Agustus lalu atas permintaan pemerintah federal AS. Namun, Rusia membela warganya dan mengatakan penahanan itu ilegal.
Senakh telah dituduh oleh pemerintah negara bagian Minnesota karena menginfeksi server komputer dengan virus atau malware, sehingga menimbulkan kerugian bernilai jutaan dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menegaskan kembali keberatan kategoris untuk ekstradisi warga Rusia ke Amerika Serikat di mana mereka menghadapi seperti jenis hukuman penjara selama lebih dari 100 tahun," tulis pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters.
Kementerian Hukum Finlandia mengatakan pemerintah AS memiliki waktu 30 hari untuk datang dan membawa Senakh untuk diadili. (adt)