Itulah klaim dari Ashton Finegold yang menyalahkan Wi-Fi Assist iPhone miliknya yang berjalan di sistem operasi iOS 9.
CBS News melaporkan, kamar tidur Finegold tidak menerima sinyal Wi-Fi rumahnya dengan baik. Pria ini sama sekali tidak menyadari hal ini, sehingga ia berpikiran bahwa masih terhubung dengan jaringan Wi-Fi rumahnya selama memanfaatkan internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Oktober 2015, Apple kembali berhadapan dengan meja hijau lantaran dianggap gagal mengedukasi para pengguna terkait fungsi Wi-Fi Assist ini yang kemudian malah menyedot konsumsi data.
Gugatan hukum yang diajukan oleh warga San Jose, California bernama William Scott Phillips dan Suzanne Schmidt Phillips itu menjelaskan, para pengguna tidak memahami bagaimana fitur Wi-Fi Assist bisa berjalan seiring pembaruan sistem operasi iOS 9. Hal inilah yang memicu penggunaan data sangat boros dan diluar perkirakan konsumen.
Biaya kerugian dari tuduhan tersebut pun tak tanggung-tanggung, yakni mencapai US$ 5 juta atau setara Rp 67,9 miliar.
Fungsi Wi-Fi Assist sendiri bisa diaktifkan di bagian Settings, lalu ke menu Cellular. Di sana ada pilihan Wi-Fi Assist di bagian bawah setelah daftar penggunaan data dari aplikasi-aplikasi di iPhone. (adt)