Tampilan Bowie yang nyentrik selalu erat dengan hiasan kilatan petir di wajahnya yang berwarna merah. Bowie juga terkenal kerap menggunakan alam semesta sebagai kunci inspirasinya selama berkarir. Sebut saja sejumlah karyanya yang berjudul Ziggy Stardust, Life on Mars, dan Space Oddity.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak mudah untuk menentukan bintang-bintang mana saja yang pantas," ungkap salah satu ilmuwan Philippe Mollet, mengutip situs The Guardian.
Mollet menjelaskan, pemilihan tujuh bintang tersebut mengacu pada album-album Bowie. Ketujuh bintang itu adalah Sigma Librae, Spica, Alpha Virginis, Zeta Centauri, SAA 204132, dan Beta Sigma Octantis Trianguli Australis.
Tanda petir yang menjadi ciri khas Bowie ( Carl Court/Getty Images) |
Pembentukan rasi bintang tersebut menjadi bagian dari proyek tribute bertajuk "Stardust for Bowie" di mana para penggemarnya bisa menggunakan Google Sky untuk menambah lagu Bowie yang mereka sukai dengan catatan pendek ke konstelasi versi virtual.
Bowie mengembuskan nafas terakhir di usia 69 tahun. Selain musisi, selebriti, dan tim astronom Belgia, astronaut asal Inggris Tim Peake turut berkabung dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) beberapa hari lalu.
"Sangat sedih mendengar Bowie telah kalah berperang melawan kanker, musik Bowie adalah inspirasi bagi banyak orang," ujar Peake di dalam laman Twitternya. (tyo)
Tanda petir yang menjadi ciri khas Bowie ( Carl Court/Getty Images)