Polisi sejauh ini tidak menyebut nilai kerugian yang dialami pemilik merek, namun polisi mengakui situs web tersebut “sangat canggih.”
Situs itu melayani pembeli dari seluruh dunia dan memanfaatkan 90 layanan metode pembayaran elektronik, serta menampilkan gambar produk Prada yang juga dijual di toko resmi Prada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk palsu itu dibuat di Guangdong, China. dan mengirim lewat jasa kurir internasional dari Hong Kong. Mereka tidak mau melakukan pengiriman sebelum pembeli membayar.
Dalam membuktikan kepalsuan produk tersebut, polisi meminta bantuan ahli dari rumah mode di Milan. (adt/adt)