Untuk tahun 2016 ini, Erwin berkata Oracle fokus memberikan informasi dan pengalaman untuk mendekatkan diri kepada korporasi yang jadi target pasar mereka, sehingga diharap bisa menghasilkan pendapatan yang lebih baik terutama dari layanan cloud.
"Salah satu yang akan dikembangkan adalah cloud. Sekarang aplikasi di cloud, data di cloud, sehingga ini yang salah satu yang kami support," kata Erwin Sukiato.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita punya seluruh infrastruktur, baik platform maupun data termasuk hardware. Itu yang membuat kita yakin bisa mentransformasi dunia digital ke cloud," lanjutnya.
Tingginya penggunaan perangkat mobile dan pertumbuhan data digital yang masif menjadi beberapa penyebab mengapa tren cloud akan semakin marak.
Erwin kini menggantikan posisi Uday Mathkar yang melepas jabatannya pada pertengahan 2015. Erwin telah malang-melintang di industri teknologi informasi selama 20 tahun di Selandia Baru dan Indonesia. Sebelum di Oracle, Erwin sempat berkarier di VeriFone, IBM, dan SAS.