Uber dilaporkan akan memanfaatkan sensor pada ponsel pintar untuk merekam kecepatan kemudi si sopir yang berlebihan dan mengancam keselamatan.
Program anyar ini akan menggunakan giroskop dan GPS yang ditanamkan di ponsel pintar pengguna dan mitra pengemudi Uber agar bisa lebih akurat dalam menggambarkan seberapa aman mobil yang sedang dikemudikannya itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uber mengatakan, data yang terkumpul bisa menjadi bahan ulasan atau review dari para pengguna.
Mengutip situs Wired, jika si penumpang mengatakan pengemudi menambah kecepatan terlalu agresif atau mengerem dengan keras, Uber bakal menggunakan data tersebut untuk mengkonfirmasi bahwa itu benar.
Chief security officer Uber, Joe Sullivan mengatakan, “Teknologi ini bisa membantu mengungkap kebenaran."
Ia menyambung, "jika tidak, kami bisa gunakan informasi untuk memastikan rating pengemudi tidak terpengaruh."
Uber tidak menyebutkan kawasan mana saja yang akan menjalankan program perdana ini. Perusahaan asal San Francisco ini hanya menekankan bahwa teknologi akan dimanfaatkan semaksimal mungkin demi meningkatkan keamanan secara proaktif. (adt)