Menariknya, sistem operasi yang sudah lebih dari 20 tahun tersebut bisa berjalan dengan mulus hanya dengan mengandalkan kode JavaScript yang diproses oleh browser.
Untuk mengembangkannya, pemuda asal Skotlandia ini menggunakan Emscripten, sebuah emulator Low Level Virtual Machine (LLVM) yang mampu memproses kode C dan C++ menjadi JavaScript pada runtime. Dengan begitu, Anda dapat menikmati Windows 95 tanpa haurs melakukan instalasi terlebih dahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, Andrea tidak dapat membuat Internet Explorer bekerja dengan sempurna pada emulator buatannya. Pasalnya, sering terjadi crash pada saat menjalankan aplikasi tersebut. Hal ini terbilang wajar mengingat emulator tidak bisa sesempurna dengan aslinya.
Saat ini, Emscripten sudah banyak digunakan untuk mengonversi bahasa pemrograman menjadi aplikasi berbasis JavaScript, termasuk proyek-proyek aplikasi berskala besar seperti CPython, Poppler dan Bullet Physics Engine, serta proyek-proyek komersial seperti Unreal Engine 4 dan Unity Engine.
(adt/adt)