Yahoo memang tengah terpuruk, baru-baru ini perusahaan internet tersebut melaporkan akan merumahkan 15 persen dari total karyawan mereka. Malah dewan direksi Yahoo menyebut mempertimbangkan proposal strategis yang berkualitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari jajaran peminat Yahoo tersebut, News Corp mungkin bisa dicoret lebih awal. Karena media grup memiliki layanan berita Dow Jones dan New York Post, tidak memiliki kepentingan di Yahoo, menurut sebuah sumber akrab dengan masalah tersebut.
Hingga 30 Juni 2015 Yahoo memiliki sekitar 11.000 karyawan, turun dibanding Desember 2014 yang saat itu berjumlah 12.500 orang.
Selama ini, Yahoo telah berjuang untuk memperluas bisnis internet, yang meliputi penjualan iklan di mesin pencarian, layanan email, dan terus menghadapi persaingan dari Google dan Facebook.
Yahoo memang sedang berada di bawah tekanan dalam merevitalisasi bisnisnya yang dianggap gagal selama tiga tahun. Bahkan salah satu investor perusahaan dilaporkan sempat memanggil Mayer agar jumlah karyawan perusahaan semakin diperkecil hingga 3.000 orang saja. (tyo)