Setelah menghadiri acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS, Jokowi dijadwalkan mengunjungi markas besar jejaring sosial mikroblog Twitter pada 17 Februari 2016 waktu setempat (18 Februari pagi, WIB).
Dalam keterangan pers yang diterima CNN Indonesia, Jokowi akan bertemu langsung dengan sang CEO Jack Dorsey.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kata lain, kunjugan Jokowi nantinya berupa paparan mengenai peningkatan keamanan yang memanfaatkan peran Twitter dalam pencegahan aksi terorisme dan tindakan ekstrimis.
Sebelumnya Presiden AS Barack Obama mengajak CEO IBM Ginni Rometty, CEO Cisco Chuck Robbins dan CEO Microsoft Satya Nadella untuk berdialog di depan Jokowi dalam sesi II Reatreat ASEAN-US Summit.
"Pandangan dari tiga CEO tersebut menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk melakukan lompatan bagi pemerintah sehingga dapat melayani masyarakat dengan lebih baik serta untuk meningkatkan ekonomi," kata Menlu Retno Marsudi yang turut hadir dalam pertemuan itu, melalui keterangan yang diterima CNN Indonesia.
Terhadap apa yang disampaikan oleh tiga CEO, Obama secara khusus memberikan pandangan yg diambil dari pernyataan Jokowi bahwa teknologi harus dapat memberdayakan UMKM dan dapat mempersempit gap pembangunan.
Selain kunjungan ke Twitter, Jokowi dijadwalkan akan menyambangi markas Facebook, inkubator startup Plug & Play, serta Googleplex.
(eno)