Secara keseluruhan, desain yang diusung untuk jajaran ponsel Xperia seri X tak jauh berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Hanya saja, Sony menggunakan logam sebagai material bodinya.
Di antara ketiga ponsel tersebut, Xperia XA memiliki spesifikasi yang paling rendah. Untuk menunjang performanya, Sony menyematkan chipset octa-core MediaTek Helio P10 (MT6755) berkecepatan 1,8 GHz, GPU Mali-T860, serta RAM berkapasitas 2 GB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sensor Kamera Ponsel Terbaik itu Milik Sony |
![]() |
Berbeda dengan Xperia XA, Xperia X mengadopsi chipset hexa-core buatan Qualcomm, Snapdragon 650 yang berkecepatan 1,8 GHz, GPU Adreno 510, serta RAM 3 GB.
Sony Xperia X Performance memiliki spesifikasi yang paling tinggi di antara dua seri X lainnya. Untuk ponsel ini, Sony menyematkan chipset unggulan Qualcomm, Snapdragon 820 yang ditenagai oleh dua buah prosesor dual-core Kryo, GPU Adreno 530, dan RAM 3 GB.
Layaknya Sony Xperia X, ponsel yang memiliki kapasitas baterai 2.700 mAh ini juga menggunakan kamera belakang 23 MP, kamera depan 13 MP, memori internal 32 GB, serta sensor fingerprint.
Meski Sony belum mengumumkan harga jualnya, Amazon Jerman sudah memulai masa pre-order untuk Xperia XA dan Xperia X dengan harga masing-masing 299 euro (sekitar Rp4,4 juta) dan 599 euro (sekitar Rp8,8 juta).
[Gambas:Youtube]
(eno)
