"Kita bukan hanya rebranding dari CDMA ke 4G LTE saja, tapi juga mengedukasi ulang masyarakat. Yang kita mau ubah adalah persepsinya, bawah kami adalah operator 4G LTE, bukan lagi CDMA," Kata Derrick Surya, Head of Brand & Marketing Communication PT Smartfren Telecom saat acara Network Test Drive di Garut.
Derrick menjelaskan bahwa kini dari sisi teknologi, sudah tidak ada lagi perbedaan yang mencolok antara operator berbasis GSM atau CDMA. Semua berjalan di area yang sama yakni 4G LTE.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selaras dengan rencana mengubah persepsi tersebut, Smartfren juga akan agresif membujuk pelanggannya untuk bermigrasi ke 4G LTE agar sepenuhnya tak lagi yang menggunakan CDMA.
Hingga kini tercatat Smartfren memiliki 12 juta pelanggan yang sebian besar masih menggunakan jaringan CDMA, baru sekitar 1,3 juta yang sudah menggunakan 4G LTE.
Kebanyakan, pelanggan yang sudah menggunakan 4G LTE tersebar di pulau Jawa, tepatnya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
(eno)