Ya, perusahaan pimpinan Jack Dorsey memberikan tambahan bonus berupa uang tunai dengan nominal antara US$50 ribu atau setara Rp653,5 juta hingga US$200 ribu setara Rp2,6 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya tidak dijelaskan secara rinci mengenai berapa jumlah karyawan Twitter yang akan menerima bonus ini.
Apa yang dilakukan Twitter merupakan hal biasa bagi perusahaan teknologi ketika mereka mengalami masa sulit jika harga saham sedang anjlok.
Sebelumnya, Twitter telah ditinggalkan oleh sejumlah petinggi eksekutif perusahaan yang memutuskan untuk pindah. Kemudian beberapa pekan lalu, Editorial Director Karen Wickre dan pimpinan tim iklan Twitter Shariq Rizvi juga hengkang dari perusahaan.
Twitter yang sejak ditinggal oleh Dick Costolo pada Oktober 2015 lalu memang sedang berjuang kembali untuk menggapai arah bisnis perusahaan sesuai jalur dan meningkatkan jumlah pengguna di bawah pimpinan Dorsey.
(tyo)