Perusahaan e-commerce yang bermarkas di Seattle, Amerika Serikat, Amazon baru-baru ini mengajukan paten mengenai metode pembayaran menggunakan swa foto alias selfie.
Mengutip situs USA Today, sistem yang diajukan di dalam paten tersebut dijelaskan akan menggunakan peranti lunak biometrik yang mampu mengenali wajah. Peranti lunak ini berguna mengkonfirmasi bahwa foto pengguna tersebut memenuhi syarat untuk melakukan transaksi pembayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Barack Obama Sudah Jemu dengan Selfie |
Biasanya pengguna diberi kode huruf dan angka Captcha yang berfungsi mengkonfirmasi apakah si pengguna adalah "manusia sungguhan" yang akan melakukan transaksi.
Di dalam paten tersebut juga dicantumkan, bahwa sistem pembayaran via selfie berpotensi menggantikan fungsi kata sandi atau password.
"Ini akan menyenangkan untuk para pengguna," tulis Amazon dalam pengajuan paten.
Sebelum Amazon, pada 2015 lalu perusahaan finansial MasterCard kabarnya tengah melakukan uji coba sistem yang akan menggantikan kombinasi PIN dengan teknologi biometrik pengenal wajah.
Sistem tersebut dibuat untuk memvalidasi sebelum pengguna MasterCard akan melakukan transaksi. Cara ini diklaim lebih aman ketimbang menggunakan kombinasi PIN seperti saat ini.
Menurut Chief Product Security Officer dari MasterCard, Ajay Bhalla kala itu, "generasi muda yang suka melakukan selfie akan menganggap hal ini keren, mereka pasti mendukungnya." (adt/eno)