Sebelum Google, Apple sudah lebih dulu mengadopsi navigation bar yang juga populer disebut buttom bar. Hampir seluruh aplikasi berbasis iOS menggunakannya. Ini merupakan deretan tombol yang bila diklik bisa mengantar pengguna ke menu lain di dalam aplikasi.
Namun, berbeda dengan navigation bar yang ada pada aplikasi berbasis iOS, karena navigation bar buatan Google terlihat lebih dinamis. Ketika pengguna menekan tombol, ikon akan bergerak dan teks dari ikon tersebut akan tampil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan navigation bar, mengakses menu dan beralih ke tampilan layar lain menjadi lebih mudah. Di sisi lain, navigation bar juga tidak 'memakan' banyak tempat ketimbang side bar.
Jika hanya memiliki 2 menu utama, disarankan agar menggunakan tab. Sementara untuk yang lebih dari 6, Google tetap menyarankan menggunakan tombol 'Hamburger'.
Penggunaan navigation bar dan tab sangat tidak disarankan ada pada satu tampilan aplikasi karena bisa membuat pengguna bingung.
Google sendiri sudah merombak antarmuka Google+ dan Google Photo dengan memanfaatkan navigation baru untuk memudahkan dalam bernavigasi. (adt)