Konten yang tampil kini bukanlah konten terbaru, melainkan konten yang dianggap menarik buat masing-masing pengguna. Konten yang tampil akhirnya beragam, antara satu pengguna dengan lainnya bisa jadi sangat berbeda.
Instagram mengubah kebijakan ini karena sistem real time dianggap tidak cocok, karena cara ini justru membuat pengguna banyak melewatkan konten menarik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pertimbangan itu Instagram memutuskan untuk mengubah cara mereka menampilkan timeline, yakni disusun berdasarkan ketertarikan pengguna pada konten yang dinilai dari jumlah like.
Contohnya, jika musisi favorit pengguna membagikan video konser tadi malam, maka video tersebut akan ditampilkan pagi pada esok harinya, terlepas dari berapapun pun jumlah akun yang Anda follow dan di zona waktu tempat tinggal.
(eno)