Kedua perusahaan itu dijadwalkan bakal mengadakan rapat para petinggi hari Rabu, 30 Maret, untuk menyetujui kesepakatan di hari berikutnya.
Menurut laporan Reuters, ini nampaknya menjadi aksi akuisisi terbesar oleh perusahaan asing di sektor teknologi Jepang. Sebelum akhirnya memilih Foxconn, Sharp menolak tawaran akuisisi dari pesaingnya yang didanai oleh negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Foxconn Mau Akuisisi Sharp Rp78,5 Triliun? |
Langkah ini juga akan meningkatkan posisi Foxconn sebagai perusahaan manufaktur sejumlah merek besar, termasuk Apple, dan memberikan dana segar ke Sharp untuk memulai produksi layar Organic Light-emitting Diode (OLED) pada tahun 2018 secara massal yang mungkin akan diadposi oleh Apple untuk iPhone generasi berikutnya.
Foxconn sendiri secara resmi dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry yang berasal dari Taiwan, dan memiliki fasilitas manufaktur besar di China.
Sharp dan Foxconn sendiri sudah ingin menandatangani kesepatakan akuisisi pada bulan lalu. Namun Foxconn memutuskan untuk menundanya karena ada utang yang harus diselesaikan kepada sebuah perusahaan asal Jepang. (adt)