Tim astronom dari Federal University of Rio Grande do Sul, Brazil ini, dipimpin oleh Kepler de Soouza Oliveira Filho. Bintang putih kerdil yang berhasil mereka temukan ukurannya kurang dari 10 kali massa Matahari di sistem tata surya kita.
Menyisir data dari Sloan Digital Sky Survey (SDSS), Filho dan tim mengidentifikasi bintang kerdil ini yang kemudian diberi nama SDSS J1240+6710. Ia memiliki 0,56 dari massa Matahari dan lokasinya sekitar 1.200 tahun cahaya dari Bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, karena lapisan terluarnya dihempaskan, lapisan atmosfer yang tersisa dari bintang kerdil ini pun hampir sepenuhnya berkomposisi oksigen.
Temuan bintang putih kerdil ini diyakini mampu menjadi bahan ilmiah baru yang menentang evolusi bintang dan memberikan informasi penting untuk beberapa jenis supernova yang diidentifikasi selama satu dekade terakhir. (adt/eno)