Netflix pada Samsung Gear VR termasuk digemari para pengguna karena mampu menyuguhkan pengalaman menonton film dan serial secara berbeda karena telah menerapkan konsep VR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, "namun kami pikir mayoritas orang bakal menonton Netflix melalui di perangkat ponsel pintar atau TV pintar."
Dengan kata lain, VR dinilai sebagai rencana jangka panjang bagi Netflix. Mengutip TechRadar, fokus Netflix untuk saat ini lebih kepada memperluas konten ke konsumen global.
Namun sebelumnya, Vice of Product Development Netflix Chris Jaffe mengatakan kepada TechRadar pada Maret lalu bahwa VR mungkin saja berada di daftar rencana selanjutnya.
"VR dalam waktu dekat kemungkinan dilihat sebagai sesuatu yang besar untuk sektor game. Tapi kami tertarik juga," ungkap Jaffe. "Tentu ada sisi teknis dengan teknologi, saya rasa kami mengarah ke sana. Konsumen ingin memperoleh cerita dengan cara beragam."
Layanan Netflix resmi hadir di Indonesia pada 7 Januari kemarin, serentak tersedia juga untuk banyak negara di Asia.
Di Indonesia, layanan Netflix ditawarkan mulai dari Rp 109 ribu untuk paket Basic sampai Rp 169 ribu untuk Premium per bulan, dan satu bulan pertama dimungkinkan untuk gratis.
Semua paket ini memungkinkan pengguna menonton dari komputer, televisi, ponsel, dan tablet, tanpa batasan film atau serial televisi.
Netflix sangat merekomendasikan kecepatan 1.5 Mbps agar bisa diputar secara stabil, walaupun sebetulnya membutuhkan kecepatan internet 3.0 Mbps untuk kualitas film standar (SD). (tyo)