Situs Gizmodo memperoleh gambar screenshot dari pemungutan suara internal para karyawan Facebook beberapa waktu lalu mengenai hal-hal yang mereka ingin tanyakan kepada sang CEO.
Di screenshot tersebut terlihat ada lima pertanyaan paling populer, yakni "what responsibility does Facebook have to help prevent President Trump in 2017?"
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan tersebut dianggap krusial sebab Facebook digunakan oleh lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia, dan perusahaan bisa saja membenahi algoritma untuk membenamkan konten Trump.
Menurutnya, Facebook harus menyediakan ulasan atau pemberitaan yang cermat, akurat, adil, utuh, dan kontekstual.
Pada intinya, jika menyingkirkan konten Trump sifatnya legal namun tidak etis. Hal ini dinilai relevan karena Facebook selama ini dituduh telah mengotak-atik algoritma di linimasanya untuk mengetahui apakah mereka bisa mempengaruhi sikap hak memilih (voting behavior) pada 2010 dan 2012.
Belum ada jawaban yang terperinci dari sang bos mengenai masalah tersebut. Sehingga tampaknya, berita soal Trump masih akan mengisi timeline di jejaring sosial itu. (tyo)