Penelitian yang dirilis di jurnal Proceedings of the National Academy of Science memaparkan, dinosaurus diyakini mulai mati dan menuju kepunahan sekitar 40 juta tahun sebelum asteroid menyerang Bumi yang kemudian menghasilkan kawah Chicxulub di Peninsula Yucatan, Meksiko.
Data yang dikumpulkan menunjukan bukti bahwa kondisi berubah menjadi semakin buruk bagi kebanyakan dinosaurus yang tidak berevolusi menjadi burung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Titanosaurus, Kadal Raksasa dari Zaman Purba |
Antara/Rivan Awal Lingga |
Ia menyambung, "mayoritas dinosaurus yang tersisa di dunia cenderung kelaparan hingga ajal, sama seperti tumbuh-tumbuhan yang mati karena debu yang mematikan."
Menurut para peneliti, periode Cretaceous adalah masa di mana kondisi geologis berubah secara ekstrem.
"Contohnya, fluktuasi permukaan laut, iklim beralih dari panas ke dingin, aktivitas gunung berapi yang sangat lama, dan benua terpecah belah sehingga bisa seperti sekarang," jelas Sakamoto.
Ilustrasi dari temuan fosil dinosaurus bersayap di Tiongkok. (Dok. Dinostar Co Ltd) |
Lebih lanjut, Sakamonto meyakini bahwa pecahnya benua mengakibatkan sulitnya migrasi yang dilakukan dinosaurus. Padahal migrasi ini membantu terjadinya evolusi spesies baru.
Kemudian perubahan iklim memicu perubahan lingkungan dan ekologi. Sementara naiknya permukaan laut juga mengakibatkan pertumbuhan populasi di area kecil menjadi terhambat.
Mengutip Mashable, penelitian ini dianggap sebagai yang pertama untuk menjelaskan informasi filogenetis, yakni menjelaskan bagaimana spesies terkait dengan yang lain — dalam hal ini adalah kepunahan dinosaurus.
Diketahui sebelumnya pada Oktober 2015, ada hipotesa baru dari peneliti University of California, Berkeley.
Asteroid raksasa yang menghantam Bumi memengaruhi letusan gunung berapi, sehingga diyakini mempercepat proses letusan yang kemudian menyebabkan kepunahan peradaban dinosaurus.
Dengan kata lain, kala itu sempat diperdebatkan mengenai mana yang lebih relevan sebagai penyebab utama kepunahan dinosaurus — asteroid atau letusan gunung berapi.
Antara/Rivan Awal Lingga