CEO Xiaomi, Lei Jun mengatakan, pihaknya akan mengembangkan teknologi Near Field Communication (NFC) untuk menciptakan solusi pembayaran mobile yang aman dan nyaman.
Sebelumnya, Xiaomi dan China UnionPay sudah sempat berkolaborasi untuk menciptakan layanan QuickPass sebagai salah satu fungsi dari mobile payment.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan riset Analysys mengatakan pasar pembayaran mobile pihak ketiga di China bisa mencapai 16,36 triliun yuan (sekitar Rp33.293 triliun) pada tahun 2015.
Dari data tersebut, tak heran jika banyak yang tertarik untuk menghadirkan layanan pembayaran mobile di Negeri Tirai Bambu. Buktinya, belum lama ini Apple Pay dan Samsung Pay baru saja beroperasi di negara tersebut.
Lihat juga:Xiaomi Redmi 3 Pro Pakai Memori Lebih Besar |
Sejumlah perusahaan teknologi China macam Alibaba dan Tencent juga telah menghadirkan layanan pembayaran mobile di sana.
(adt)