Berdasarkan peraturan saat ini, kendaraan yang sepenuhnya otonom dan tanpa kontrol manusia dianggap tidak legal di Amerika Serikat.
Koalisi yang diberi nama Self-Driving Coalition for Safer Streets ini mengatakan, mereka akan bekerja dengan anggota parlemen, regualtor, dan masyarakat, untuk menyadari manfaat keamanan dan sosial dari mobil tanpa sopir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Strickland menegatakan koalisi ini akan melakukan kampanye penuh gerakan serta mendorong kebijakan, bukan hanya melobi anggota parlemen dan regulator.
Data pemerintah Amerika Serikat pada 2014 mencatat, ada 32.675 korban jiwa dan 2,3 juta orang terluka dari 6,1 juta kecelakaan di jalan raya Amerika Serikat.
NHTSA berkata sekitar 94 persen dari kecelakaan itu lalu lintas itu disebabkan oleh kesalahan manusia.
Ford dalam sebuah pernyataan mengatakan akan "bekerjasama untuk mengadvokasi solusi kebijakan yang mendukung penyebaran kendaraan yang sepenuhnya otonom."
NHTSA sendiri berharap bisa merilis panduan aturan untuk pembuat kebijakan dan perusahaan pembuat mobil tanpa sopir di bulan Juli mendatang.
Administrator NHTSA Mark Rosekind berkata pembuat kebijakan harus menghindari "tambal sulam" dari peraturan negara tentang mobil tanpa sopir.
Pada Februari lalu, NHTSA mengatakan sistem kecerdasan buatan yang dipakai pada mobil tanpa sopir Google, bisa dianggap sebagai sopir di bawah hukum federal. Ini menandakan langkah besar untuk memenangkan persetujuan kendaraan otonom.
Kelima perusahaan yang tergabung dalam koalisi ini salah satu tugas pertama mereka adalah "bekerja dengan organisasi sipil, kota, dan bisnis, untuk membawa visi kendaraan otonom di jalan raya Amerika." (adt)