Dalam sebuah wawancara dengan The Register, Chief Global Sales BlackBerry Carl Wiese membeberkan fokus tujuan dari BlackBerry. Jawabannya, mungkin akan meninggalkan bisnis ponsel pintar.
"Pada konferensi tahun lalu, semua pertanyaan dari analisis keuangan masih membahas soal fokus kami di ponsel. Tapi ketika kami mengatakan, kami ingin mendapatkan pendapatan US$ 500 juta dari bisnis software, mereka bilang gila," kata Wiese.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah serius yang dilakukan oleh BlackBerry untuk fokus di segmen software adalah dengan mengakuisisi sejumlah perusahaan yang sejalan dengan misi mereka. Hal tersebut mungkin saja dilakukan, karena selama delapan kuartal berturut-turut kas keuangan BlackBerry mulai membaik.
"Kami punya utang, tapi utang yang bisa diselesaikan," sebut Wiese.
Berlahan BlackBerry akan mulai mengembangkan Good Dynamic Software Development Kit (SDK) yang telah terintegasi dengan Microsoft Dynamics.
Setelah itu, BlackBerry juga akan menawarkan jasa dari sistem keamanan dokumen WatchDog serta solusi AdHoc. Keduanya adalah perusahaan yang sebelumnya sudah diakuisisi oleh BlackBerry.
Sayangnya Wiese tidak spesifik mengatakan perusahaannya akan menghentikan bisnis smartphone dalam waktu dekat. (tyo)