Vlog menjadi tren sesaat bahkan diamini oleh beberapa orang yang justru berkecimpung dalam membuat konten tersebut.
"Tidak ada yang eternal. Pastinya vlog lagi disukai dan lama-lama orang akan bosan. Tergantung kita sebagai creator-nya gimana, dari sisi originality paling penting," kata Laurentius Rando.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dahulu Ada Blog, Kini Mulai Nge-Vlog |
![]() |
"Yang namanya tren, cepat atau lambat pasti bergeser. Tergantung bagaimana orang menyikapinya. Kayak dulu, orang suka nulis blog, walaupun sekarang blog zamannya sudah lewat tapi masih ada saja yang ngeblog dan masih ada yang baca," kata Arief, saat ditemui CNN Indonesia.
"Kalau di luar negeri sudah lama dan masih tren, di Indonesia-kan baru booming. Tetapi di sini tren bergerak cepet banget jadi bisa aja pendek umurnya, tapi semuanya tergantung konten," tambahnya.
Lihat juga:Kenyataan Psikologis di Balik Tayangan Vlog |
Dia juga menyimpulkan,"pada akhirnya akan keliatan mana yag konten ngasal dan mana yang bikin itu emang karena passion di situ dengan konten yang berisi. pembuat konten tidak jelas bisa jadi ninggalin vlog."
Hal yang sama juga dilakukan oleh Rando,"karena aku suka ngelakuinnya, ya aku mungkin ke depannya akan selalu mikirin konten yang lebih kreatif dan menarik supaya ga boring. Sekarang aku lagi ngembangin konsep jalan-jalan untuk promosi indonesia."
(tyo/eno)
