Diwartakan The Guardian, kunjungan Cook ke Negeri Tirai Bambu kali ini bertujuan membahas anjloknya penjualan iPhone yang membuat pendapatan perusahaan menurun.
Disebut-sebut salah satu penyebab adalah merosotnya pesona iPhone yang sudah tidak lagi menarik minat seperti tahun-tahun sebelumnya bagi para konsumen China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal seperti yang kita tahu, China menjadi salah satu pasar penting bagi Apple di luar kampung halamannya, Amerika Serikat.
Cook juga dilaporkan akan melakukan lobi dengan pemerintah China agar bisa berkompromi terkait sikap intervensi dalam akses data pengguna yang biasa dilakukan otoritas Negeri Panda tersebut.
Dengan kata lain Apple ingin menyeimbangkan prinsip perusahaan yang menjunjung tinggi privasi pengguna dengan aturan ketat pasar di China.
Lihat juga:'Produk Apple Sudah Ketinggalan Zaman' |
Belum lama ini miliuner China yang tak lain adalah CEO perusahaan teknologi LeEco Jia Yueting berkomentar bahwa kehadiran Apple di negaranya telah memudar dan produknya kini sudah usang alias ketinggalan zaman.
Ia juga membeberkan bahwa penjualan produk iPhone memang telah merosot.
"Salah satu alasan penting dari melambatkan penjualan adalah inovasi Apple juga semakin melambat. Contohnya, sebulan lalu Apple merilis iPhone SE. Dari perspektif pelaku industri, itu adalah produk yang mengusung teknologi level rendah. Menurut kami, hal itu tidak seharusnya dilakukan Apple," kata Yueting beberapa waktu lalu, mengutip NBC News.
(eno)