Seorang pakar keamanan Dell, Alex Dubrovsky mengatakan telah menemukan virus malware (malicious software) yang bersembunyi dan menjamur di dalam aplikasi porno gratis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip situs ShortList, jika pengguna mengunduh aplikasi porno itu dan siap dioperasikan, tanpa sadar itu sama saja memberi izin si peretas untuk mengakses perangkat Android.
Dengan kata lain, si pengguna tidak bisa membuka kunci (unlock) ponsel pintar mereka sendiri.
"Berdasarkan sejumlah komponen yang diidentifikasi, serangan siber ini masih berada di tahap awal dan akan berevolusi seiring berjalannya waktu," tulis Dubrovsky.
Meski operasi peretasan ini masih terkesan awal dan memasang target sasaran yang tidak besar -- pengguna ponsel pintar dengan OS Android lawas yang hobi mengonsumsi konten pornografi -- Dubrovsky meyakini bahwa bisa saja sasaran targetnya meluas dan tidak hanya menjangkit aplikasi porno. (tyo)