Demi alasan sebagai bagian dari program merekonstruksi kembali bisnis ponsel perusahaan, Microsoft berencana memecat sekitar 1.350 karyawan di unit kantor yang berlokasi di Finlandia.
Tak berhenti di situ, pemutusan hubungan kerja susulan akan berimbas pada 500 karyawan skala global. Kabarnya semua staf tersebut berada di divisi pengembangan perangkat keras (hardware).
Lihat juga:Nokia PHK 1.300 Karyawan di Finlandia |
Situs Windows Central mewartakan, Microsoft akan merombak segala kekurangan dengan merogoh kocek sebesar US$950 juta atau sekitar Rp12,9 triliun. Sedangkan US$200 jutanya akan dialokasikan untuk pesangon para karyawan yang terkena PHK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini menargetkan perombakan tersebut akan rampung pada akhir 2016 ini.
Sebelumnya pada kuartal empat 2015, Microsoft menjual 4,5 juta unit ponsel Lumia, turun dari 10,5 juta pada kuartal empat 2014. Microsoft pun memprediksi penurunan penjualan ponselnya masih berlanjut sampai kuartal berikutnya.
Kabar PHK karyawan Micrososft ini sudah mencuat sejak Februari kemarin. Yang jelas, sebagian besar karyawan yang terkena imbasnya adalah staf yang berlokasi di Microsoft Mobile Oy, yakni anak perusahaan Microsoft yang berbasis di Espoo, Finlandia. Nama tersebut digunakan setelah perusahaan membeli lini bisnis ponsel Nokia. (tyo)