Terkait dengan aturan tersebut, Edy Kusuma, Brand Manager Vivo Indonesia mengatakan bahwa pihaknya sudah mendirikan pabrik perakitan di wilayah Tangerang, Banten. Sayangnya, pabrik tersebut belum bisa dioperasikan saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk nilai investasi, kami tidak bisa bilang banyak," katanya.
"Sesuai regulasi pemerintah apakah dirakit di sini atau bagaimana. Kita di Vivo mencoba menjalankan semuanya dengan baik," lanjutnya.
Dikarenakan belum ada pabrik di Indonesia, Vivo mengimpor V3 dan V3Max dari negara asalnya untuk bisa dijual di Indonesia.
"Rencananya, untuk V3 dan V3Max akan kita coba apakah bisa rakit di sini atau tidak. Untuk saat ini, kita impor dulu. Proses impor segala macem sendiri kita sudah sesuai dengan aturan pemerintah Indonesia," tutupnya. (tyo)