ZenFone 3 menggunakan chipset octa-core 64-bit Snapdragon 625 dengan GPU Adreno 506. Selain itu, ia juga dibekali dengan RAM LPDDR3 berkapasitas 3 GB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Zenfone 3 Deluxe datang dengan layar yang cukup besar, yakni Super AMOLED 5,7 inch beresolusi Full HD (1.920 x 1.080). Berbeda dengan dengan chipset flagship, Snapdragon 820 dengan GPU Adreno 530 dan RAM 6 GB.
Di antara ketiga varian yang diluncurkan Asus, ZenFone 3 Ultra memiliki bodi yang paling besar. Dibekali dengan layar 6,8 inci dengan resolusi Full HD. Meski begitu, ponsel ini tetap nyaman untuk digenggam karena tingginya rasio antara bodi dan layar.
"Seperti memegang ponsel dengan layar 6 inci, ini berkat rasio antara bodi dan layar yang mencapai 79 persen," kata CEO Asus, Jerry Shen.
Ponsel yang memiliki baterai 4.600 mAh ini menggunakan chipset Snapdragon 652 dengan GPU Adreno 510. Sementara kamera belakangnya masih sama dengan Zenfone 3 Deluxe, yakni 23 MP dengan sensor Sony IMX 318.
Zenfone 3, Zenfone 3 Deluxe, dan Zenfone 3 Ultra masing-masing dibanderol dengan harga US$249 (Rp 3,4 juta), US$499 (Rp 6,8 juta) dan US$479 (Rp 6,5 juta). (tyo)