Kesepakatan ini termasuk lisensi silang untuk paten teknologi dan komitmen Xiaomi untuk menginstal peranti lunak milik Microsoft, termasuk Office dan Skype pada ponsel dan tabletnya.
Kedua perusahaan ini menolak untuk membahas hal keuangan. Banyak pihak menilai langkah Microsoft ini jarang dilakukan oleh perusahaan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis mengatakan Xiaomi punya ambisi untuk jadi pemain utama di luar pasar China, tetapi mereka terhambat oleh perlindungan paten yang lemah dan menghindari pertempuran hukum paten jangka panjang.
Menurutnya, Xiaomi harus memperluas pasar ke luar China karena di dalam negeri mereka diserang secara konstan oleh vendor Android yang bahkan berani menjual produk lebih rendah, sehingga mereka harus bergerak cepat.
Berdasarkan data Strategy Analytics, pengiriman ponsel Xiaomi di China dari tahun ke tahun turun 9 persen pada kuartal pertama. Pangsa pasarnya turun menjadi 12 persen dari 13 persen. Xiaomi bukan hanya mendapat tekanan dari Huawei dan Samsung, tetapi juga dari Oppo dan Vivo.
Pada bulan ini, Xiaomi siap untuk menjual set top box berbasis Android untuk televisi pintar di pasar Amerika Serikat berkat kerja sama dengan Alphabet sang induk usaha Google.
Xiaomi juga mulai memasarkan tablet yang berjalan dengan sistem operasi Windows dari Microsoft. (adt)