Seorang sumber mengatakan kepada New York Post, para eksekutif dari kedua perusahaan itu menghabiskan beberapa jam untuk membicarakan strategi yang munkin masuk akal.
Sumber itu berkata Twitter adalah media dengan tujuan untuk berita instan, sementara Yahoo memiliki banyak produk di situsnya. "Idenya tidak segila yang Anda pikirkan," kata sumber itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan media tersebut, Twitter disebut-sebut tertarik untuk memanfaatkan informasi dari Yahoo.
Yahoo, yang perusahaannya bernilai US$38 miliar, mengumumkan menjual bisnis inti pada Februari lalu dan sedang mempertimbangkan pula sejumlah langkah strategis.
Sejumlah pihak yang dilaporkan telah mengajukan penawaran adalah Verizon, AT&T, dan segelintir perusahaan ekuitas.
Sementara Twitter, saat ini sedang berjuang mengatasi sejumlah masalah dalam perusahaan, termasuk melihat kenyataan mereka menghadapi pertumbuhan pengguna yang stagnan. (adt/eno)