Dua perusahaan itu adalah Zee.Aero dan Kitty hawk. Bloomberg melaporkan saat ini Page sudah mengucurkan dana pribadi dengan jumlah yang tidak sedikit kepada dua startup itu.
Sejak berdiri pada 2010, Zee.Aero sudah menerima dana lebih dari US$100 juta (sekitar Rp 1,3 triliun). Sebagian dari dana tersebut digunakan untuk melakukan uji coba penerbangan di hanggar bandara yang berada di wilayah Hollister, California.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk Kitty Hawk, Page sudah mulai mengucurkan dana pada tahun lalu untuk mengembangkan teknologi serupa dengan Zee.Aero. Bloomberg melaporkan Kitty Hawk membangun "sesuatu yang menyerupai drone quadcopter raksasa."
Namun, tidak diketahui berapa banyak dana investasi yang dikucurkan Page untuk dua startup tersebut.
Page saat ini menjabat sebagai CEO Alphabet, sebuah induk perusahaan Google. Ia memercayakan organisasi Google dipimpin oleh Sundar Pichai sebagai CEO.
Alphabet sendiri memilliki sejumlah unit usaha yang salah satunya adalah pusat penelitian dan pengembangan Google X yang berupaya membangun teknologi-teknologi canggih untuk masa depan.
Teknologi mobil terbang bukan hanya dikembangkan oleh Zee.Aero dan Kitty Hawk saja. Sebuah perusahaan bernama Aeromobil dari Slovakia, juga sudah mencoba untuk mengembangkan mobil terbang dan telah sampai pada tahap uji terbang.
Lihat juga:AeroMobil, Mobil Terbang yang Siap Mengudara |
Mobil terbang buatan Aeromobil pertama kali dipamerkan dalam acara Pioneers Festival, di Wina, Austria, September 2014 lalu. Dan hingga kini pengembangan mobil tersebut masih terus dilanjutkan.
Salah satu pendiri dan CEO Aeromobil, Juraj Vaculik, menargetkan produknya bisa dilepas ke pasar pada 2017 mendatang. Mobil terbang dari Aeromobil masih menggunakan bahan bakar minyak, dengan ruang yang hanya mampu menampung dua orang. (adt/tyo)