Misi Sosial Pendiri Jualo

Susetyo | CNN Indonesia
Jumat, 17 Jun 2016 11:13 WIB
Ramadan dijadikan momen penting bagi Pendiri Jualo.com, Chaim Fetter. Pria ini ternyata mempunyai sisi kemanusian untuk berbagi dengan sesama. Kanan Chaim Fetter, Founder Jualo. (Aqmal Maulana/CNN Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ramadan dijadikan momen penting bagi Pendiri Jualo.com, Chaim Fetter. Pria ini ternyata mempunyai sisi kemanusian untuk berbagi dengan sesama.

Di bulan ini, Fetter mengajak para dermawan berbagi kepedulian terhadap sesama khususnya anak-anak tak mampu di sebuah yayasan sosial yang didirikannya, yaitu Yayasan Peduli Anak (YPA).

YPA merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang sudah berdiri sejak 10 tahun lalu serta fokus membantu anak-anak yang patut di bantu di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya pulau Lombok.

Selama lebih dari 10 tahun, YPA tidak hanya menyekolahkan lebih dari 1.000 anak kurang mampu di Lombok, Nusa Tenggara Barat, tapi juga memberikan bantuan kesehatan, makanan dan advokasi bagi ribuan anak lainnya.

"Hasil sedekah maupun zakat tersebut nantinya akan disalurkan ke berbagai macam program di bidang pendididikan, kesehatan, kesejahteraan keluarga, dan untuk membiayai tiga asrama bagi anak-anak terlantar dan yatim piatu. Para donatur yang ingin mengetahui YPA lebih lanjut, visi misi kami dan hendak bergabung bisa kunjungi websitenya di www.pedulianak.org ujarnya.

"Tahun 2006, saya bersama dengan teman karib saya mendirikan Yayasan Peduli Anak di pulau Lombok. Yayasan ini berfungsi sebagai rumah, tempat untuk mendidik anak-anak jalanan dan kurang mampu, serta memiliki fasilitas kesehatan yang memadai dan gratis. Selama 10 tahun kami sudah membina lebih dari 1.000 anak agar mereka punya masa depan yang lebih baik," ungkap Chaim.

Yayasan yang terletak di Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat ini dibangun di area seluas 1,5 hektar. Yayasan ini merupakan pusat perkembangan anak terbesar di Lombok.

Meskipun fokus utamanya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup anak, YPA juga menaruh perhatian terhadap masalah sosial lainnya di Lombok.

 Kecenderungan untuk menikah dini dan tingginya angka perceraian menyebabkan banyak orang tua yang menelantarkan anaknya. Sebagian besar anak-anak yang dibina YPA memiliki latar belakang
tersebut.

 Oleh karena itu, Peduli Anak bekerja sama dengan Kementerian Sosial RI memberikan  bantuan finansial dan bimbingan untuk 250 anak-anak yang hidup dalam keluarga sangat miskin.

(tyo/tyo)
TOPIK TERKAIT
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER