Apa yang diharapkan Gates dari LinkedIn ini sebenarnya sejalan dengan keinginan Microsoft, di mana mereka ingin mengembangkan LinkedIn agar lebih fokus pada sektor profesional, lebih mendalam, dan berguna bagi penggunanya.
Dalam wawancara dengan Bloomberg TV, Gates berkata, "linimasa profesional di LinkedIn ini adalah cara bagaimana saya mau menggali tentang karir saya, perusahaan, industri, dan saya akan mengunjunginya terus."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi korporasi ini dijadikan Microsoft untuk memperoleh social tools, sebab layanan media sosial telah didominasi oleh Google dan Facebook.
Microsoft dinilai perlu melakukan perombakan besar terhadap profit LinkedIn, atau menyetir jutaan pengguna LinkedIn ke dalam produk Microsoft guna mendorong pendapatan.
Beberapa pihak lain berharap akuisisi ini tidak bernasib seperti Nokia yang gagal mendapat keuntungan besar.
Lihat juga:Microsoft Bikin Xbox One Baru Versi Kecil |
Beberapa waktu lalu situs Vox memaparkan sejumlah kemungkinan yang akan Microsoft lakukan. Di situ ada prediksi perusahaan bakal mengintegrasikan linimasa LinkedIn dengan tampilan antarmuka (user interface/UI) Office 360.
Rencana tersebut bertujuan memungkinkan pengguna tak tertinggal perkembangan dari jaringan profesional mereka ketika mereka sedang mengerjakan materi presentasi atau pekerjaan lain.
Microsoft juga mungkin bakal menggabungkan data dari LinkedIn ke layanan asisten digital Cortana agar di masa depan Cortana bisa melihat nomor telepon dari kontak LinkedIn dan memberi rekomendasi mutual friends kepada pengguna agar memperoleh jaringan lebih luas lagi. (adt/adt)