Masing-masing dari empat perangkat tersebut dipasang empat browser yang berbeda, yakni Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Google Chrome, dan Opera. Guna mengukur konsumsi dayanya, Microsoft menerapkan dua skenario pengujian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara saat pengujian kedua, terlihat bahwa Microsoft Edge berhasil unggul dari tiga browser lainnya karena laptop bisa bertahan hingga 7 jam 22 menit 7 detik. Disusul oleh Opera dan Mozilla Firefox dengan waktu masing-masing 6 jam 18 menit 33 detik dan 5 jam 9 menit 30 detik. Sementara posisi terakhir, ditempati oleh Google Chrome dengan waktu 4 jam 19 menit 50 detik.
Dari hasil pengujian ini, terlihat bahwa Microsoft ingin mencoba membuat para pengguna Chrome untuk beralih ke Microsoft Edge.
Agar bisa menarik hati pengguna browser lainnya, browser pengganti Internet Explorer tersebut nampaknya masih harus menambahkan sejumlah fitur lainnya selain irit konsumsi daya. Pasalnya, hingga saat ini, Microsoft Edge masih belum mempunyai fitur extension yang bisa menambahkan berbagai fungsi browser.
Microsoft baru akan menghadirkan fitur tersebut bersamaan dengan anniversary update untuk Windows 10 yang akan dirilis beberapa bulan mendatang.
(tyo)