Sony memang memprediksi bahwa divisi perangkatnya masih akan tumbuh secara signifikan dalam jangka menengah hingga jangka panjang. Namun tampaknya hal ini belum cukup membuatnya puas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PlayStation VR yang rencananya akan diluncurkan pada Oktober mendatang nantinya diharapkan bisa meningkatkan pendapatan di sektor hiburan, pencitraan digital, serta gaming.
"Sony terus berusaha mencari model bisnis baru yang bisa mengintegrasikan layanan dan perangkat keras untuk memberikan pengalaman emosional yang menarik," pernyataan Hirai.
Sony memang semakin terpuruk di bisnis ponsel pintar. Akhir tahun lalu, Sony sempat merencakan untuk keluar dari jalur bisnis perangkat mobile apabila gagal meraih keuntungan tahun depan.
Keuntungan perusahaan asal Jepang itu di bisnis perangkat mobile banyak bergantung pada ponsel pintar Android seri premium, yaitu Xperia Z5, 4K Xperia Z5, dan Z5 Compact, yang diperkenalkan dalam pameran teknologi IFA 2015 di Berlin beberapa waktu lalu.
Mengutip Tech Times, pangsa pasar Sony di tahun 2014 tercatat hanya 17,5 persen di Jepang dan kurang dari satu persen untuk pasar Amerika Utara yang notabene dikuasai Apple dan Samsung.
(tyo)