Line, yang dimiliki perusahaan Internet Naver asal Korea Selatan, memperdagangkan sahamnya dengan simbol “LN.”
Perusahaan menawarkan 13 juta sahamnya di Tokyo dengan harga 3.300 yen per lembar sahamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah IPO membuat nilai perusahaan Line mencapai US$9,3 miliar atau sekitar Rp121 triliun.
Lihat juga:Line Lakukan IPO di Bursa Amerika Serikat |
Line berkata dana segar yang mereka dapat dari hasil IPO akan digunakan untuk meningkatkan teknologi dan memperkuat bisnis di pasar Jepang dan Asia Tenggara.
Pada Maret 2016, Line tercatat memiliki 218 pengguna aktif bulanan, di mana setengahnya berasal dari Jepang, Taiwan, Thailand, dan Indonesia.
WhatsApp sejauh ini masih memimpin pasar aplikasi pesan instan dengan pengguna aktif bulanan mencapai 1 miliar, diikuti oleh Facebook Messenger sebesar 900 juta.
Line diluncurkan setelah Jepang mengalami musibah gempa dan tsunami. Aplikasi ini kemudian dipakai untuk berkomunikasi dan tumbuh menjadi platform untuk bermain game dan komunikasi merek dengan konsumennya.
Sebagian besar pendapatan Line dihasilkan dari bisnis game, penjualan stiker digital, dan penjualan akun resmi untuk merek atua perusahaan. (adt)