Seperti yang diberitakan oleh Wall Street Journal, kedua perusahaan ini setuju untuk memberikan dana dengan nilai mencapai US$ 400 juta atau setara Rp 5,2 triliun. Hal ini juga membuat nilai valuasi dari Gojek langsung naik menjadi US$ 1,2 miliar.
Tentu saja bila itu berhasil, akan membuat level Gojek akan meningkat di tingkat Asia Tenggara sebagai startup dengan nilai valuasi lebih dari miliaran dolar.
Bahkan di tingkat ini, bila suntikan dana tersebut berhasil akan membuat Gojek bisa bernilai dari startup game online dan pesan instan bisnis Garena Interactive Holding Ltd, yang mempunyai valuasi US$ 3,65 miliar dan Lazada yang induk usahanya baru saja diakusisi sebagian besarnya oleh Alibaba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, CEO Gojek Nadiem Makarim meluruskan kabar yang menyebut perusahaan yang dipimpinnya sedang berbicara ke sejumlah investor agar mendapatkan dana segar.
Pendanaan tersebut digunakan untuk merekrut karyawan, mengembangkan teknologi, serta memberi pelatihan kepada mitra pengemudi agar berkendara secara aman. (tyo)