GAO adalah badan federal yang melaksanakan audit atas nama Kongres. Pekan lalu, laporan yang dirilis badan tersebut menggambarkan ketidaksiapan NASA memenuhi targetnya, terkait dengan kapsul awak Orion dan peluncur Space Launch System.
"Semua program berjalan dengan tingkat manajemen sangat rendah, dalam hal biaya dan waktu," kata auditor GAO, Cristina Chaplain, sebagaimana dikutip The Verge, Selasa (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Desember 2014, NASA meluncurkan versi uji coba Orion jauh ke luar angkasa. Setelah program Apollo dihentikan, peluncuran ini jadi yang pertama kalinya di mana pesawat pembawa awak dikirim jauh melewati orbit bulan.
Saat ini, badan antariksa Paman Sam sedang berupaya untuk mengejar target meluncurkan SLS untuk pertama kalinya, September 2018, diikuti misi berawak pertama pada 2023. Namun, GAO meragukan semua target itu dan menilai tujuan akhir NASA masih belum jelas.
"Saat ini, fokus NASA adalah membangun kemampuan untuk terbang lebih jauh ke luar angkasa, alih-alih hanya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional. Namun, rencana jangka panjangnya masih sedikit tidak jelas," kata Chaplain. (pit)